Mantan Rektor, Prof Mukhtar Sebut Hanya Tiga Persen Pansel Asessment Berkualitas
terasunri.blogspot.co.id - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, menjadwalkan akan
mengumumkan hasil tes manajerial asesment pejabat tinggi pratama, yang diikuti
15 Aparatur Sipil Negara, Selasa (5/9/17).
Ketua tim Panitia seleksi (Pansel) asessment pejabat tinggi
pratama Prof Mukhtar Ahmad, menjelaskan ia menunggu hasil penilaian dari BKD
sesuai dengan jadwal akan diserahkan sebelumnya pada Senin (4/9/17) kemarin.
"Saya masih menunggu dari BKD, kemungkinan Selasa. Karena
memang mestinya berdasarkan jadwal terakhir hasil tes diserahkan Selasa
memang ada," kata Muktar Ahmad, Senin (4/9/17).
Menurut mantan Rektor Universitas Riau (UR) ini, dari 31 ASN
yang mendaftar, baik dari Provinsi maupun dari Kabupaten Kota, yang mengikuti
tes manajerial hanya 15 orang dan 16 lagi telah mengikuti tes beberapa bulan
yang lalu. Kemudian dari 31 ASN yang mengikuti asesment hanya 3 persen yang
mempunyai kualitas untuk bisa menduduki jabatan 3 OPD yang di asesment.
"Menurut Pansel hanya tiga persen yang berkualitas. Karena
itu perlu dilakukan gerilia mencari yang terbaik di Kabupaten Kota. Ada lima
orang yang bisa di pakai, tapi Bupatinya menolak melepas dan mempertahankannya.
Mencari yang berkualitas paling susah, yang diperbutkan sekarang yang sesuai
dengan kompetensi di bidang itu," ungkap Mukhtar Ahmad.
Lanjut Mukhtar, buruknya pengangkatan pejabat pada zaman yang
lalu menjadi penyebab rendahnya kinerja pegawai yang ada saat ini. Pejabat yang
biasa di angkat tanpa ada asesment, diangkat menjadi pejabat dengan ada
imbalan, dan selalu ada pergantian setiap enam bulan sekali, membuat
sistem kerja di pemerintahan menjadi buruk.
Buruknya sistem karir di Pemprov ini menjadi kendala.
Banyak masalah dari rekrutmen pejabat mula-mula diangkat lalu. Ada yang
diangkat harus membayar, memilih orang yang tidam sesuai dengan keahliannya.
Jadi orang-orang seperti itu tidak ada karirnya. Tidak seperti
sekarang yang harus menjalani asesment, fit and propertest, dan baru di zaman
Andi dijalankan, dan baru sekarang dimulai.
Mukhtar juga bercerita, bahwa ada dari yang meminta kepada orang
lain termasuk keluarganya sendiri yang menemui dan menelponnya agar diluluskan.
Dan ia langsung mencap peserta yang meminta tersebut untuk tidak di luluskan.
"Ada yang mencoba datang dan meminta di luluskan, dan saya
pastikan akan lansung di coret. Ada yang melalui pengacara, ada dari keluarga
saya, ada juga yang melalui wartawan, untung wartawannya wartawannya
gadungan," tegasnya.
"Gubernur menginginkan semua pegawai berintegritas,
mempunyai sesuatu yang semangat atau sikap yang benar, baik, bagus dan
bijaksana, dan god goverment," tambahnya.
Untuk diketahui, BKD telah menjalani tes 15 peserta yang
mengikuti tes manajerial 28-30 Agustus. Dan dijadwalkan hari ini akan diumumkan
peserta yang lulus dan mengikuti tes selanjutnya.
Berikut 16 ASN yang mengikuti seleksi manajerial, diantaranya,
Syamsuri A, Gengky Moriza, Hardison, Pebrian Swanda, Sopyan Hadi, Yuzar, Ervin
Rizaldi, Taufiq Oesman Hamid, Yasril, Amedtribjapraja, Manap Tambunan, Indra
Gunawan, Afdal, Gamal Abdul Nasir, Teguh Budi Prasetyo, dan Hambali.






Post a Comment